Saatini Bisnis AMP
Bisnis

Binance Klaim Menanggung Kerugian Peretasan, Arus Keluar Rp66,06 Triliun dan Pemulihan Aset Jadi Fokus

Oleh Tim Saat Ini
Binance mengambil snapshot proof of reserves baru pada 31 Oktober 2026 untuk memperbarui informasi cadangan aset. Transparansi data menjadi perhatian pengguna setelah insiden peretasan kripto. (Foto: (Dok. Kreasi Gemini AI))

BISNIS SAAT INI - Seberapa besar dampak peretasan Binance senilai Rp114,41 triliun terhadap kepercayaan pasar kripto global ketika pengguna memindahkan dana bersih Rp66,06 triliun setelah penarikan dibuka kembali?

Mengapa arus keluar dana dari bursa kripto terbesar dunia menjadi perhatian investor, padahal total aset Binance dilaporkan mencapai 171 miliar Dolar AS sebelum insiden keamanan terjadi?

Bagaimana Binance meyakinkan pengguna bahwa aset mereka tetap terlindungi, sementara proses penggantian aset yang dicuri dan pemulihan layanan penarikan masih berlangsung?

Peretasan yang berdampak pada aset kripto senilai 6,3 miliar Dolar AS atau Rp114,41 triliun menempatkan Binance dalam ujian keamanan dan kepercayaan pasar setelah bursa itu mencatat arus keluar bersih 3,64 miliar Dolar AS atau Rp66,06 triliun pada Minggu, (1/11/2026).

Peretasan Aset Kripto Binance Menjadi Ujian Keamanan Bursa Digital dan Dorong Pindahkan Dana

Dalam periode pukul 06.00–15.30 UTC pada Minggu, (1/11/2026), pengguna Binance menarik sekitar 4,649 miliar Dolar AS dan menyetorkan kembali sekitar 1,01 miliar Dolar AS.

Selisih kedua transaksi tersebut menghasilkan arus keluar bersih 3,64 miliar Dolar AS, setara sekitar 2,1 persen dari total aset Binance sebesar 171 miliar Dolar AS berdasarkan data proof of reserves per Rabu, (28/10/2026).

Reuters melaporkan bahwa FBI mengaitkan serangan tersebut dengan kelompok peretas TraderTraitor yang berhubungan dengan Korea Utara, menambah perhatian terhadap keamanan infrastruktur aset digital.

Binance Pulihkan Layanan Penarikan Secara Bertahap Sambil Memastikan Keamanan Jaringan

Pemulihan layanan penarikan dimulai pada pukul 06.00 UTC atau sekitar pukul 13.00 WIB pada Minggu, (1/11/2026), dengan prioritas pada jaringan dan aset tertentu.

Pada pukul 12.36 UTC, seluruh 15 jaringan dan aset dalam tahap pemulihan awal telah kembali mendukung penarikan, sedangkan jaringan dan aset lainnya masih menjalani pengujian.

Binance menyatakan volume penarikan yang sempat melonjak setelah layanan dibuka kembali mulai menurun dan stabil, sementara volume setoran masih cukup besar.

Ganti Aset dan Pembaruan Proof Of Reserves Menjadi Fokus Binance untuk Jaga Kepercayaan Investor

Binance menegaskan kerugian finansial akibat pencurian aset akan ditanggung oleh korporasi dan tidak dibebankan kepada pengguna.

Dalam pembaruan yang menjadi dasar artikel ini, sekitar 95 persen nilai aset terdampak disebut telah ditutup atau dipulihkan, sementara 5 persen sisanya berkaitan dengan token berlikuiditas rendah.

Bursa tersebut mengambil snapshot proof of reserves baru pada Sabtu, (31/10/2026), sebagai bagian dari upaya memberikan informasi terkini mengenai cadangan aset yang dimiliki.

Changpeng Zhao Menyebut Sekitar 98 Persen Pengguna Bertahan Di Binance Ketika Korporasi Berupaya Memulihkan Kepercayaan Pasar

Pendiri sekaligus mantan CEO Binance, Changpeng Zhao atau CZ, mengatakan sebagian besar arus keluar dana terjadi dalam beberapa jam pertama setelah layanan penarikan dipulihkan.

Zhao juga menyebut sekitar 98 persen pengguna memilih tetap bertahan di Binance, meskipun angka tersebut dalam bahan berita berasal dari pernyataannya melalui platform X.

"Kepercayaan tidak diperoleh dari apa yang Anda katakan pada masa-masa baik. Kepercayaan diperoleh dari apa yang Anda lakukan pada masa-masa sulit," tulis Zhao.

Dampak Peretasan Binance Terhadap Pasar Kripto Akan Bergantung pada Transparansi

Arus keluar bersih Rp66,06 triliun menunjukkan besarnya perpindahan dana setelah layanan penarikan kembali tersedia, tetapi belum cukup untuk menyimpulkan terjadinya kepanikan menyeluruh di pasar kripto.

Binance masih perlu menuntaskan penggantian aset terdampak, melanjutkan pengujian jaringan, serta memberikan informasi cadangan yang dapat diperiksa pengguna.

Keberhasilan langkah tersebut akan menjadi bagian penting dalam menilai pemulihan operasional Binance dan kepercayaan investor terhadap keamanan bursa aset digital.****

Binance peretasan kripto arus keluar dana Binance Changpeng Zhao